November 13, 2009
· Filed under Offshore Engineering · Tagged Articulated loading platform (ALP), Catenary anchor leg mooring (CALM) bouy, Fixed Tower, mooring, Single point and reservoir (SPAR), Single Ponit Mooring, Single-anchor leg mooring (SALM) bouy, Single-anchor loading (SAL), SPM
Single Point Mooring adalah suatu struktur terapung berlokasi di lepas pantai yang berfungsi sebagai penambatan dan interkoneksi untuk muatan tanker atau pembongkaran produk gas atau cairan. SPM adalah hubungan antara subsea manifold geostatic koneksi dan weathervaning tanker. Salah satu kelebihan SPM, mampu menangani kapal ukuran apapun, bahkan kapal pengangkut minyak yang sangat besar sekalipun dimana tidak ada fasilitas alternatif yang tersedia.
Sumber : http://aviation.pertamina.com/files/Indonesia/services_fasilities.asp
Salah satu Fasilitas Single Point Mooring PT.Arun NGL, Lhokseumawe NAD Read the rest of this entry »
May 16, 2009
· Filed under Offshore Engineering · Tagged angin, coastal, diagram mawar angin, kelautan, laut, Lepas pantai, ocean, oseanografi, pantai, proses pantai, sea, teknik, wind rose
Jack up adalah platform pengeboran yang kaki-kakinya dapat diturunkan dan dinaikkan sehingga dapat berdiri pada dasar laut dan platform deck dapat diangkat sampai mencapai suatu kedudukan yang dikehendaki dan tidak terpengaruh oleh ombak dan arus laut. Unit geladak harus kedap dan mempunyai bouyancy dan stability yang cukup apabila rig tersebut dirupakan sebagai alat transport selama transit. Read the rest of this entry »
February 10, 2009
· Filed under Offshore Engineering · Tagged coastal, DKP RI, ITB, ITS, kapal, laut, nelayan, offshore, Oil and Gas, pantai, teknik kelautan
ACCIDENT AND SALVAGE
EDITOR : PROF SOEGIONO, BAHAN KULIAH TEKNOLOGI PRODUKSI DAN PERAWATAN BANGUNAN LAUT
Kita ketahui bersama ada banyak penyebab terjadinya kecelakaan dilaut, antara lain : Read the rest of this entry »
August 10, 2008
· Filed under Offshore Engineering · Tagged Bangunan Laut, offshore, semisubmersible, teknik kelautan
1.bp.blogspot.com/…/s400/semi-submersible.jpg
Adalah suatu floating body yang berbentuk lain dari pada kapal-kapal konvensional biasa. Bangunan ini mempunyai platform atau geladak dengan berbagai konfigurasi, seperti bentuk empat persegi panjang, segi tiga atau segi banyak. Dimana platform tersebut disangga oleh columns yang menghubungkan platform dengan under displacement hulls atau paltform tersebut duduk pada beberapa vertical caissons. Read the rest of this entry »
August 10, 2008
· Filed under Offshore Engineering · Tagged fasilitas produksi, hidrokarbon, separator
Tugas dari suatu fasilitas produksi adalah untuk memisahkan aliran fluida dari sumur (well stream) menjadi 3 komponen (fase) yaitu minyak, gas, dan air. Selanjutnya memproses minyak dan gas sesuai dengan permintaan pasar dan mengolah air buangan untuk memenuhi persyaratan lingkungan. Air dipisahkan dari minyak dan gas dipisahkan dari liquid di dalam alat yang disebut separator. Read the rest of this entry »
July 30, 2008
· Filed under Offshore Engineering · Tagged gas, ITB, ITS, kelautan, laut, oil, teknik
Concrete Gravity Structure adalah bangunan yang dapat duduk stabil di dasar laut karena beratnya structure tersebut, sehingga tahan terhadap dorongan arus dan pukulan ombak. Caissons pada gravity structure dapat berfungsi sebagai storage tank atau sebagi tanki ballast.
Element struktur utama dari gravity platform ini adalah: Read the rest of this entry »
July 16, 2008
· Filed under Offshore Engineering · Tagged Belajar, Komputer, Modul, rahasia, Tips, Tips dan Trik, trik
Floating Production Storage sekarang banyak digunakan dalam operasi di lepas pantai, dari yang sederhana hingga sistem yang terintegrasi dengan peralatan yang sophisticated. Contoh pemakaian dari sistem ini banyak dipakai di daerah North Sea tepatnya di Argyll, Buchan, Balmoral dan Rob Roy/Ivanhoe Field. Sub-sistem dan komponen yang ada di FPSO meliputi antara lain : Read the rest of this entry »